11

minum susu

Posted by nad

dokter: "hm,, umur kamu berapa?"
aku: "delapan belas dok,"
dokter: "suka naek-turun tangga ya?"
aku: "lumayan sering sih dok, kuliah kan naek tangga dulu,"
dokter: "gasuka minum susu ya?"
aku: "sukaa, tapinya males bikin."
dokter: "mulai besok minum susu tiap hari, pagi sama malem pas mau tidur. kalo kamu tetep males, sebelum kamu tua tulangnya udah keropos duluan, lumayan parah sih, biasanya yang sakit kaya kamu begini pas udah ibu-ibu atau udah nenek-nenek."
aku: "he?dikurangin,"
aku: "he?"

TARGET
abisin susu, jangan males minum susu nad!
ndadak tulangku bisa lebih tua dari umurku,

2

sultan hamengkubowono X

Posted by nad
Kemaren aku liat di Metro TV, kalau rakyat Jogja menggelar sidang rakyat untuk memaksa sultan menjabat lagi sebagai gubernur DIY.
Sayangnya, sekarang aku masih ada di Semarang, lagi ga di Jogja. Kalo aku ada disana, paling ngga aku bisa nampang, hehe, atau bisa juga nonton. Soalnya aku bukan rakyat Jogja meskipun tinggal disana. Aku gapunya KTP Jogja, hoho.

Sepanjang pengetahuanku, rakyat Jogja, dari berbagai kalangan udah berkali-kali ngadain aksi longmarch dari Jalan Malioboro sampe Kraton, mereka menuntut agar Sultan bisa kembali ngemongi Jogja. Kelompok yang aku tahu, biasanya dari Persatuan Tukang Becak Jogja, sama dari kelompok kesenian tertentu. Sebenernya bukan cuma itu, tapi itu dua yang aku liat langsung demonya.

Banyak orang Jogja yang udah aku wawancarain tentang Sultan, bilang kalau mereka memang mencintai Sultan, entah karena memang kewajiban turun-temurun, entah karena sifat orang Jawa yang memang setia menghamba pada pemimpinnya, maupun memang karena kepribadan Sultan sendiri.

Tapi sosok Sultan memang sangat dihomati. Misalnya waktu itu ada kasus pembangunan tower PLN tegangan tinggi, atau SUTET. Waktu itu rakyat sekitar jalur tower SUTET merasa dirugikan, karena radiasi, harga tanah yang menurun, dan sebagainya. Tapi setelah itu Sultan turun tangan dan mengatakan pada rakyatnya bahwa tower PLN ini sangat penting untuk penyaluran listrik ke Jogja dan sekitarnya. Jadi untuk warga yang dilewati jalur SUTET diminta untuk berkorban agar listrik bisa sampai ke daerah-daerah yang belum mendapatkan listrik di DIY. Setelah itu, rakyat Jogja tidak pernah proes tentang SUTET lagi, karena, apa kata Sultan lebih baik dilaksanakan. Sultan lebih tahu mana yang lebih baik.

Sangat mungkin bila Sultan memang diperbolehkan menjabat gubernur Jogja lagi. Karena peraturan pemerintah seharusnya tidak boleh menghapus adat dan budaya asli suatu daerah. Apalagi Sultan diminta untuk menjabat lagi oleh rakyat. Karena kalaupun ada Pilkada Gubernur DIY dan Sultan bersedia dicalonkan, kemungkinan besar beliau akan dipilih lagi.

Tapi bukan karena enggan memimpin Jogja lagi sebenarnya kukira alasan Sultan sebenarnya. Sudah banyak yang tahu, untuk pemilihan pesiden 2009 nanti, nama Sultan disebut-sebut sebagai salah satu kandidat presiden dari partai Golkar. Kalau beliau memilih untuk tidak memegang Jogja lagi, aku pikir Sultan bisa jadi calon presiden dari Golkar karena lawan politik dari sana kebanyakan pemain-pemain lama yang sudah terkenal kotor. Namun kalau Sultan menjadi gubernur Jogja lagi, nama Sultan untuk jadi presiden Indonesia tidak lagi diperhitungkan.

Begitu kah? Entahlah, apakah Jogja bersedia membagi Sultan mereka kepada seluruh rakyat Indonesia?

7

minal aidin,

Posted by nad
nadia aghnia fadhillah atau yang lebih terkenal dengan nad anak aneh atau nama lainnya lagi musuhnya_bush atau ada lagi calon_wapres atau ada lagi anak nakal atau ada lagi nama jaman dulunya akira ryan,

minta maaf sebesar-besarnya terhadap semua pembaca blog ini, baik teman seperjuangan yang beberapa diantaranya berani menyampaikan pendapat pribadinya dengan menulis komentar, maupun pembaca setia yang mencermati atau mengkritisi dengan lebih hati-hati. baik yang mendukung apa yang aku sampaikan, maupun yang merasa sangat tidak setuju dengan pendapatku.

aku punya banyak salah disini. kata-kata yang aku ucapkan memang merupakan senjata untuk melawan musuh, tapi juga dapat menjadi senjata yang bisa menyerangku balik.

beberapa kesalahan ada yang disengaja maupun tidak sengaja.
kesalahan yang aku lakukan, bisa saja kesalahan dalam penyampaian pikiran, kesalahan jalan pemikiran, maupun kesalahan sikap (kepengecutan) diriku sendiri.

aku minta maaf yang sebesar-besarnya kepada teman-teman semua.
kalau kesalahanku dapat dimaafkan, tolong dimaafkan. kalau tidak, simpan dan katakan padaku di waktu yang tepat.

ramadhanku memang jauh dari sempurna, tapi aku butuh maaf dari teman-teman, agar aku lebih dekat menuju fitrah.

dan untuk semua teman yang merayakan, selamat idul fitri^^

1

petasaan!!!

Posted by nad
sekali-sekali gila kan ga masalah, haha. apalagi kalau gilaku lagi kumat.

kemaren di Jakarta, di daerah Pasar Pagi Mangga Dua, papa dan dimas beli berbagai maca petasan dan kembang api banyak banget. aku ga ikutan beli apalagi ikutan merengek minta dibeliin kembang api sama papa. karena aku pikir, beli kembang api sama aja dengan buang-buang duit, karena manfaat nyatanya tuh hampir nggak ada.

tapi kalau soal ngabisin dan maen petasan dan kembang api itu, siapa yang bisa nolak? haha.
akhirnya, sebagian petasan yang nggak habis dipakai kemaren takbiran di rumah nenek, dan dibawa pulang ke semarang, akan kami tuntaskan hidupnya malam ini, haha.

sebenernya sih anak-anak yang kemaren maen petasan udah dimarahin sama pak RT. tapi, bodo ah, nekat aja. mana papa bilang, gapapa gausah takut, maen aja. hehe, papa gokil juga. yawdah, akhirnya aku dan adek-adekku maen kembang api sambil ketawa-ketawa. akhirnya ngundang banyak penonton, anak-anak kecil yang akhirnya kedapetan kembang api juga buat dimaenin. yang penting seneng dah. haha.

sekali-sekali, nulis kegilaan diblog ga masalah kan? haha,

0

back to before

Posted by nad
warung-warung buka lagi siang-siang. orang-orang sekarang berani ngerokok di tempat umum lagi. padahal selama bulan puasa pada sembunyi-sembunyi. iklan-iklan dan sinetron-sinetron di TV udah mulai buka-bukaan lagi. tempat-tempat hiburan dibuka lagi. orang-orang udah ngerasa ga perlu lama-lama di mesjid lagi meskipun cuma ngadem. malem-malem tambah panjang karena ga ada teraweh.

semuanya begitu. balik lagi ke yang dulu. temen-temen kos udah ngga ngingetin lagi untuk saur bareng pagi-pagi. apalagi nyari makan buat buka bareng. teraweh bareng. certa-cerita atau ngegosip meskipun dilarang selama bulan puasa pas nunggu buka. saling ngingetin buat rajin sholat, rajin senyum, lewat sms gratis. tapi semua itu udah dilupain begitu cepat.

tapi kenapa semua yang terjadi di bulan ramadahn kayaknya ga ada bekasnya? orang terus aja lanjut bohong, terus bermaksiat, terus males-malesan, dan sebagaina yang d bulan ramadhan itu dilakukan sembunyi-sembunyi. apa begitu cepat dilupain? apa kebaikan-kebaikan dan ibadah-ibadah selama bulan ramadhan ga ada efek jangka panjangnya sampe sekarang?

kemaren jadi orang baek-baek, sekarang ngerasa udah bebas lagi melakukan apa aja. apa orang-orang begitu? kenapa aku juga begitu?

2

buat adek-adekku yang lagi mau milih kampusnya

Posted by nad
ini buat semua anak sma kelas tiga yang mau masuk kuliah, dengar ini.
kalau kalian mau melanjutkan sekolah kalian ke jenjang yang lebih tinggi, maksudnya kuliah,
pilih jurusan dimana mimpi kalian ada disana, pilih mana yang kalian suka, pilih yang kalian tahu disanalah masa depan kalian dimulai. dengar kata hati kalian, dan jangan dengar kata orang.

sudah terlalu banyak kasus yang dialami teman-teman kakak kalian ini. banyak yang memilih untuk pindah jurusan, pindah universitas, tidak melanjtkan kuliah, stress dengan kuliahnya, merasa rugi dengan kampusnya, dan sebagainya. aku hanya tidak ingin kalian menjadi bagian diantara teman-temanku itu. aku ingin, kalian kuliah karena masa depan kalian memang ada disana.

disini aku ga akan membahas jurusan apa yang sebaiknya kalian pilih karena kalian lebih tahu mana yang lebih pantas untuk diri kalian sendiri. aku juga tidak akan membahas, lapangan kerja apa yang bisa kalian dapatkan setelah lulus dari kampus, karena menurutku, kampus seharusnya bukan mesin pencetak tenaga kerja.

tapi aku hanya menyarankan, pilihlah jurusan atau universitas yang memanusiawikan kalian, adik-adikku, yang bukan memanfaatkan kalian hanya sebagai pembayar uang kuliah, yang bukan memanfaatkan prestasi kalian hanya untuk menaikkan harga jual kampus kalian, yang bukan memanfaatkan banyaknya uang yang kalian punya untuk membuat orang-orang percaya bakwa kampus itu bermutu.

khusus untuk adik kandungku, entah kamu membacanya atau tidak, asti, kalau kamu memilih kedokteran ugm di pilihan pertama formulirmu, pikirkan kembali. aku memang tidak meragukan isi kepalamu, karena aku tahu, nilai-nilaimu jauh melampauiku.

tapi denger ini As, kalau asti pengen masuk kedokteran cuma pengen penuhin keinginan mama dan papa ada salah satu anaknya yang jadi dokter, lupakan saja kedokteran. mama papa hanya ingin rasa bangga ketika mebicarakan anak-anaknya kepada teman-teman maupun sodara-sodara kita.

kalau asti pengen jadi dokter, cuma karena pengen kaya dan hidup terjamin, lupakan saja kedokteran. masih banyak cara lain yang lebih realistis untuk jadi kaya. menjadi pengusaha lebih mungkin jadi kaya daripada jadi dokter.

kalau asti pengen jadi dokter, karena prestise, karena asti bakal bangga sama diri asti sendiri karena berhasil jadi dokter, asti lebih baik ninggalin kedokteran. indonesia tidak butuh dokter-dokter yang bangga terhadap dirinya sendiri.

As, terlalu banyak temen mba, yang sebenernya isi kepala mereka ga secerdas orang-orang yang seharusnya bisa masuk kedokteran, tapi akhirnya bisa masuk karena banyaknya uang yang orangtua mereka berikan kepada universitas, semua universitas, entah negeri maupun swasta. kenapa coba banyak orang yang memaksa diri mereka agar diterima di kedokteran padahal otak mereka tidak bisa menerima? karena di dunia in orang yang sakit itu tidak pernah habis, dan sampai kapanpun, kebanyakan orang mau membayar berapapun untuk sembuh. dan teman-teman mba ini tadi, dan mungkin asti nanti, memanfaatkan mereka.

Asti apa bisa membayangkan? standar kesehatan Indonesia ini parah As, dimana-mana banyak orang sakit meninggal tanpa dateng ke dokter karena mahal, perkataan itu udah basi. udah dari jaman penjajahan banyak rakyat Indonesia meninggal karena sakit.

Tapi, dokter, satu-satunya profesi yang bertanggungjawab atas itu semua, banyak yang tidak peduli dan tetap membiakan mahalnya biaya penyembuhan. (mungkin hanya beberapa dokter idealis di dunia ini yang berhati baik, ya Allah, banyakkanlah orang-orang seperti itu). sisanya?

teman-teman mba yang sebentar lagi lulus dari kedokteran dan menjadi dokter. yang menghabiskan seperempat waktu tiap harinya merias diri, berada dalam mobil, atau terbiasa bersenang-senang, apakah mereka dapat turun ke pelosok-pelosok desa terpencil, hidup beberapa hari di desa yang penuh nyamuk, penuh lumpur, untuk sekedar memberikan perawatan atau pemeriksaan gratis? tidak mungkin.

dan kalau asti, menjadi dokter dengan alasan yang sama dengan teman-teman mba tadi, mba lah orang yang pertama-tama menghalangimu, adikku. karena indonesia tidak butuh dokter seperti itu.

semua jurusan di kampus juga seperti itu. indonesia tidak butuh arsitek yang merancang dengan memakai barang-barang impor-oriented. indonesia juga tidak butuh ekonom yang privatisasi-oriented. dan lain sebagainya.

kuliah, dan mengambil jurusan, sangat mempengaruhi masa depan kalian. maksudku bukan hanya mempengaruhi profesi. tapi juga sikap dan kepribadian kalian. makanya, harus sangat hati-hati.

kalian harus sejak sekarang mengetahui bagaimana jurusan masinng-masing memperlakukan mahasiswanya. bagaimana memperlakukan kalian nanti.

Copyright © 2009 nad anak aneh All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.