3
membaca buku
Posted by nad
Seorang teman bertanya, kenapa aku sangat suka membaca.
Saat itu aku hanya menjawab sekadarnya, bahwa aku memang butuh membaca. Tapi jawaban lengkapnya akan aku berikan disini.
reading-books is to travel around the world without moving an inch.
Aku bermimpi untuk berkeliling dunia, apalagi Indonesia. Ketika impian itu belum menjadi nyata, aku menghabiskan waktuku untuk membaca buku-buku tentang tempat-tempat menarik di seluruh dunia. Orang sepertiku, yang tidak punya banyak uang untuk benar-benar melakukan perjalanan, membaca buku dan membawa pikiranku terbang ke berbagai tempat, dan berbagai waktu.
Aku tidak perlu susah-susah menemukan mesin waktu, ketika dengan mudahnya aku menemukan banyak buku yang berlatarbelakang zaman-zaman dulu hingga masa yang akan datang. Aku juga bisa merasakan keadaan Indonesia zaman Majapahit, Indonesia zaman kemerdekaan, hingga dunia masa depan. Tanpa meninggalkan kehidupanku sekarang.
Membaca buku membawa seseorang kepada dunia baru yang ditawarkan. Dunia yang dianggap benar oleh penulis. Entah nanti buku itu diterima atau tidak oleh pembaca. Ketika ada buku yang membawa pada pemikiran baru tentang kemerdekaan pribadi, aku begitu termotivasi sehingga menemukannya. Ketika ada buku tentang perjalanan keliling dunia, aku ingin segera melakukannya.
Membaca buku meregenerasikan pikiran-pikiran, membuatnya terbuka terhadap pandangan-pandangan kehidupan yang baru meskipun entah sesuai atau tidak dengan pandangan seseorang itu sebelumnya. Kegiatan membaca buku dilakukan untuk meremajakan pikiran, orang-orang tua yang selalu disebut-sebut anak muda sebagai pelaku utama kebobrokan bangsa adalah orang-orang yang tidak pernah membaca, tidak membaca perkembangan pergerakan yang selalu berubah, pikiran-pikian mereka penuh dengan pikiran-pikiran kuno yang tidak dimudakan.
Membaca buku membawa seseorang pada kebenaran. Entah itu buku yang benar maupun buku yang salah, itu tergantung pandangan pembacanya. Benar bukan berarti data-data dan pemikiran penulisnya seluruhnya mutlak benar. Tapi betapapun salahnya suatu buku, kesalahan itu akan membuat pembacanya menemukan kebenaran.
Dan aku sekarang sedang tenggelam dengan ribuan halaman yang memenuhi kamarku tiap hari.
