palestine, i'm speechless

aku gatau mau ngomong apa lagi,
sejak aku tau dunia ini luas, aku udah mengutuk Israel,
entah orang bilang mengutuk termasuk perbuatan setan, aku tetep tahu, yang aku kutuk adalah setan,
aku udah muak dengan Israel,
semakin lama semakin gatau diri,
akhirnya aku hanya dapat mempersembahkan,,






Mudah-mudahan Israel cepet hancur, dan kejayaan Islam segera datang, lagi.

bem km bubar???

beberapa waktu lalu, aku sering mendengar isu, bahwa kalau pemilihan raya presiden mahasiswa ugm tahun ini tidak lebih dari tahun lalu, 8000 (delapan ribu) suara, yang berarti hanya sekitar 20% (dua puluh persen) dari jumlah seluruh mahasiswa UGM, BEM KM akan dibubarin.

8000 orang itu, sebanyak jumlah mahasiswa UGM yang diterima tiap tahunnya, per angkatan. Baik D3, S1 reguler, maupun S1 ekstensi.

aku agak khawatir, karena meskipun aku bukan anak BEM KM UGM, tapi aku menghormati orang-orang yang berjuang disana, dan beberapa kali bekerjasama dengan tema-teman disana.

karena butuh penjelasan, aku langsung tanya mas abas, apa yang sebenernya terjadi, "mas abas, katanya kalo pemilih pemira tahun ini ndak nyampe jumlah tertentu, BEM KM mau dibubarin ya? kenapa mas? tapi jangan khawatir mas, kita bisa nembus angkanya, pemilih teknik (karena udah lebih dulu dihitung, dan databasenya bersamaan, jadi udah tau jumlahnya) ada 2400an orang, ndak bakalan ngebiarin pembubaran BEM KM." aku anggep suara dari teknik 2400 itu udah bagus banget, padahal tahun lalu hanya 1300an orang dari sekitar 7000mahasiswa teknik.

dan dengan smsnya yang mencapai 4halaman, beliau menjawab,
"BEM KM, insyaAllah tidak akan dibubarkan, bila kita solid dan tetap bersatu. Tahun lalu, pemilih hanya sekitar 8000saja, tahun ini, alhamdulillah lebih besar. Selain karena waktu pemilihannya 3hari, juga disebabkan semua calon, kampanye dengan maksimal.
Isu pembubaran, lebih banyak berkembang, karena rektorat ingin membatasi aktivitas BEM, hanya pada ranah pengembangan diri saja. Untuk politik, lebih baik ditiadakan, begitu.
Yang kedua, BEM tidak boleh independen, karena dana dari rektorat, (berarti sponsornya rektorat). Ini lucu, karena bicara masalah dana, itu memang hak kita. Kita sudah bayar SPP, BOP, SPMA pula.
Yang ketiga, semua aktivitas di fakultas dan universitas, harus mendapat restu dari rektorat.
Yang keempat, ada jam malam untuk semua aktivitas kemahasiswaan."

hmm,,, muncul lagi pengekangan rektorat kepada pergerakan mahasiswa melalui peraturan dan pengekangan dana. parah nih. bakal jadi apa ugm kalo rektoratnya aja kayak gini.

univ laen begini ga sih? ui&itb adem ayem aja tuh ndak pernah demo.

desember berarti pesta buku

di jogja, kebanyakan pesta buku, hadir saat bulan desember. memang tidak menutup kemungkinan bulan-bulan sebelumnya tidak ada, tapi di bulan desember, bahkan pada salah satu tanggal, ada tiga pesta buku di tempat yang berbeda di jogja.

dan itu sangat menguntungkan buatku. hohoho.

awal desember ini, 1des-4des 2008, aku mengunjungi 3 pameran buku, yaitu di toga mas, mandala wanitatama, dan di galeria. sebelumnya ada pesta buku islam bulan november di mandala wanitatama, tapi sayangnya aku tidak berkesempatan datang. dan sebelumnya lagi ada pesta buku di deket kridosono.

demikian daftar buku yang berkesempatan aku beli saat pameran:

di mandala wanitatama 4desember08:
Menyusuri Lorong-Lorong Dunia jilid 2, Sigit Susanto, Penerbit Insist, harganya 30ribu.
The Known World, Edward P Jones, Penerbit Serambi, harganya 20ribu.
Kalender Perubahan Obama, Insist, harganya 10ribu.

Galeria 3desember08, TogaMas Galeria yang tumpah ke lantai satu:
Biografi dan Pidato Sastrawan Pemenang Nobel, Penerbit Pinus, 10ribu.
Maryamah Karpov, Andrea Hirata, Penerbit Bentang, harganya 63RIBU!!!!!! padahal aslinya 80ribu, hehe.

TogaMas Gejayan Lantai2 2desember08:
ThePrince, Machiavelli, penerbit Aruz, harganya 21.5ribu.
Matikan TVmu, Ressist Book, harganya 18ribu.
Dubliners, James Joyce, Jalasutra, harganya 18ribu. aku nyesel beli ini. bukan nyesel karena bukunya ga bagus, tapi nyesel kenapa aku ga beli JamesJoyce yang laen. Padahal termasuk murah ada buku JamesJoyce yang dibawah 20ribu. Padahal masih ada yang laen. T.T Pengen beli lagi T.T

W.A.N.T.E.D. = James Joyce yang Ulysses, sama JamesJoyce yang A Potrait of the Artist as a Young Man.

AIO CARI!!!!!

aku galak?

seorang teman yang aku kenal di kepanitiaan terakhir yang aku ikuti, belakangan mengatakan padaku, "awal-awal aku kenal kamu, aku kira kamu galak loh nad," dan aku jawab tanpa mikir, "emang aku galak, haha"

aku memang galak, kepada orang yang sejak awal memang membuat masalah kepadaku, dan sejak awal merasa lebih penting dari yang lain.

aku memang sedikit berubah dari setahun yang lalu. sekarang aku lebih serius, lebih mementingkan pekerjaan (maksudku tugasku dan tanggungjawabku) daripada bercanda dan sebagainya. meskipun aku tidak kehilangan sifat jail dan kemampuan becandaku.

aku sekarang memang tidak berekspresi ketika mengayuh sepeda atau berjalan kaki, tidak sepeti dulu yang aku rasa lebih murah senyum. sekarang senyum hanya aku berikan disaat-saat yang tepat dan tidak di setiap saat.

sifat jail dan kebecandaan itu lebih jarang muncul sekarang (aku tidak sedang mengatakan tidak pernah), aku rasa itu muncul disaat yang sangat tepat, dan sangat menikmatinya sehingga aku merasa sangat puas.

aku terakhir mengeluarkan sifat bercanda itu kemarin malam, dan yang sebelumnya mungkin sudah lewat beberapa minggu yang lalu.

perubahan menjadi lebih baik itu bagus. selama aku berubah menjadi lebih serius mengerjakan sesuatu itu termasuk membaik. bercanda dan jail pada waktu yang tepat juga bagus. tapi mungkin aku harus lebih murah senyum saja, hoho.

aku ingin seperti dosen-dosenku

aku bahagia kuliah di teknik arsitektur universitas gadjah mada. meskipun aku tahu sekolah arsiektur ugm bukan apa-apa bila dibandingkan dengan arsitektur itb atau ui, tapi aku senang disini.

dosen-dosen arsitektur disini, mereka open minded terhadap perubahan, openminded terhadap pemikiran, terhadap idealisme dari desain yang kita rancang, dan apa hakikatnya bangunan.

dosen-dosen senior memiliki banyak ilmu yang bisa dibagi dengan kita, mereka lebih bersemangat ketika ada banyak diskusi-diskusi tentang desain, kota, konstruksi, politik, dan sebagainya. dosen-dosen muda dengan titel tambahan yang masih baru keluar dari universitas-universitas Jepang, Eropa, Australia, Amerika, datang dan mengkritisi ide-ide dekonstruksi mahasiswa.

ketika pelajaran sejarah sama sekali tidak membosankan karena dosennya menyenangkan, dan malah sangat ditunggu-tunggu karena setiap pertemuan merupakan perjalanan ke belahan bumi lain dan diwaktu yang berbeda-beda pula.

aku sedang terkagum-kagum dengan salah satu dosenku, bisa dipanggil Bu Sita atau Bu Laretna, kepada beliau dulu, aku pertama kali display hasil tugas besar studio satu.

Beliau mengambil S2 di Amerika, dan fokus dalam bidang konservasi herritage. arsitektur lokal atau tradisional suatu tempat. Beliau tahu tempat-tempat di Jogja yang paling menyenangkan dan bagus untuk dilihat. Dan beliau juga punya koneksi ke seluruh dunia, dan pernah kemana-mana.

TU Delft Netherland, universitas impianku nanti, pernah ke Jogja ketika aku semester satu, TU Delft mengadakan kerjasama dengan arsi UGM untuk konservasi bangunan Jawa di Kota Gedhe, yang mau ikut bisa daftar, tapi aku tidak lolos karena yang dibutuhkan adalah mahasiswa tahun akhir. Dan di ugm, yang mengampu itu adalah Bu Sita.

Bu Sita pernah kemana-mana diluar negeri, beliau pernah tinggal di Kyoto, Jepang selama 5tahun, pernah kuliah di Amerika, jalan-jalan ke China, Singapura, Dubai, Prancis, Australia, dan banyak lainnya dan katanya baru Sabtu kemarin dari Utrecht, Netherland. Aaaahhhh,, ibunya bikin iri ajah.

Ibunya juga lumayan keren, kadang-kadang pake baju kimono simpel waktu ngajar ketika lagi pengen. Juga pake anting-anting yang bentuknya Arc de Triomphe yang ada di Paris. wah mantep banget, bikin pengen ajah.

Pertemuan kemaren kami jalan-jalan ke Dubai, pertemuan tadi kami jalan-jalan ke Kyoto, dan minggu depan, minggu terakhir kuliah semester ini, kami bakal jalan-jalan ke Utrecht.

Aku tahu, nanti aku juga bakal bisa seperti itu.

Biblioraphy: Sumalyo, Yulianto. 2003. Arsitektur Klasik Eropa. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

N.B.: haikal, jangan khawatir, kita akan menjelajahi dunia besama-sama. jangan khawatir biayanya, pasti akan ada jalan suatu saat nanti.

apatis yang kalian tuduhkan padaku,

maksud kalian apa?!
maksud kalian apa menuduhku apatis hanya karena kalian berpikir kalianlah satu-satunya yang peduli dengan negara ini.
hah dasar sombong.

apa apatis yang kalian tuduhkan padaku itu hanya karena aku tidak ikut memilih pemimpin kalian?
ketika aku malas untuk menggunakan hak pilihku untuk menjadi ketua BEM kalian?

sinis sekali.
sombong!
merasa paling benar sedunia?

siapapun pemimpin kalian, toh tidak ada hubungannya denganku.
aku saja tidak kenal siapa yang harus aku pilih.
aku juga tidak tahu siapa diantara dua orang itu yang paling baik bagi kalian.
kan kalian sendiri yang seharusnya tahu.
maka, pilihlah sendiri, bodoh.

kalau aku menggunakan pilihanku, dan aku asal mencoblos meskipun aku tidak tahu siapa memangnya mereka, aku melakukannya agar kalian tidak menuduhku apatis, dan ternyata pilihanku tidak sesuai dengan keinginan kalian, bagaimana?
kalian mengadakan kudeta begitu?
maka, dari awal, pilihlah sendiri, bodoh.

kalian pikir demokrasi itu apa?
jumlah kertas suara paling banyak dicoblos?
kotak suara penuh dengan kertas suara?
apa pikiran kalian hanya sesempit itu, wahai orang-orang yang mengaku menguasai demokrasi?

aku saja yang bukan BEM tahu, demokrasi itu, bebas menentukan apa pilihanku tanpa intervensi.
bebas berbicara bertanggungjawab.
dan polling seperti pemilu yang hanya buang-buang energi, buang-buang kertas, buang-buang uang itu, pilihan terakhir bila musyawarah hampir tidak mungkin dilaksanakan.

nasib BEM ke depan mau seperti apa,
ya kalian sendiri yang menentukan.
aku mana tahu!

dan apa kalian tidak cukup pintar,
sehingga orang-orang yang tidak tahu sepertiku ini,
orang-orang yang kepalanya bodoh politik BEM seperti kepalaku ini,
harus ikut campur memilih ketua kalian?
yang ada atau tidaknya dia, sama sekali tidak ada pengaruhnya bagi kami.

urus saja diri kalian sendiri.
dan jangan menuduh orang lain apatis.
padahal kalian juga tidak jauh bodohnya dari kami.

^nadiaaghnia, ketika aku muak dengan pemilu.

nad, ajak aku keliling dunia

"Nad, ajak aku keliling dunia dengan selimut dan bantal itu," tulis seorang temanku, dia perempuan tenang saja, pada selembar kertas yang telah diputar dalam suatu lingkaran kelompok, sebuah permainan tentang bagaimana tiap orang dilihat dan dirasakan orang lain pada saat itu. Tanpa diketahui identitas penulisnya. Yah, meskipun aku bisa saja menebak dari jenis tulisannya maupun apa yang ditulisnya.

Masalahnya, ah bukan masalah sebenarnya. Dia temanku sejurusan di Arsitektur, aku mengenalnya dengan baik, dia teman yang baik, meskipun aku tidak terlalu dekat dengannya. Tulisannya untukku itu membuatku terhenyak. Teman lain memberiku tulisan yang biasa saja, seperti, aku begini, aku begitu, dan sebagainya, terlalu biasa karena aku sudah berkali-kali menggunakan permainan seperti itu.

Temanku ini, yang aku belum terlalu dekat dengannya, memang sedang meminjam bukuku, Menyusuri Lorong-Lorong Dunia, karya Sigit Susanto, secara tidak sengaja karena aku pinjami hanya untuk referensi pengerjaan tugas Sejarah Arsitektur suku Maya di Meksiko, kelompoknya. Sedangkan aku mendapat suku Babylonia di Mesopotamia. Dan ternyata bagi temanku itu, buku itu bukan hanya sekedar referensi, tapi juga inspirasi untuk keliling dunia.

Bagiku juga begitu, Menyusuri Lorong-Lorong Dunia seperti membuka mataku, bahwa selama ini banyak sekali hal-hal yang tidak aku tahu. Dan seharusnya aku malu karenanya. Aku juga, sekarang, bermimpi untuk menjelajahi dunia.

aku

Foto saya
Jogja, Indonesia
freeLANDer, freeTHIINKer, freeWRITEr, freeREADer, architect, creativeDESIGNer, PHOTOSHOPer, CORELer, GUITARist, PILOKer, DISCUSSier, EATer, LAUGHer, LOVEr

fans-fansku, hehe

blog yang lain

tulisan masa lalu

kamu orang ke:

Counter