4

world no tobbaco day

Posted by nad in
besok, tgl 31mei2008, bertepatan dengan hari world no tobacco day.
aku ga ikut merayakan sih, tapi seneng aja sama orang-orang yang masih mengampanyekan untuk tidak merokok. disaat indonesia penghasil rokok terbesar kedua di dunia dan pengkonsumsi rokok ke empat terbanyak di dunia.

memperingati itu, temen-temen bem kedokteran ugm, ngadain beberapa acara buat besok. (aku tau aja, soalnya seneng jalan-jalan, padahal aku kan bem teknik). diantaranya rangkaian lomba dan seminar.
ada lomba fotografi tentang bumi tanpa rokok, dan lomba menulis surat dari seorang perempuan kepada laki-laki yang merokok di sekitarnya (aku aja baru tau jaman sekarang masi ada lomba nulis surat).

yang seminar, pembicaranya banyak, ada dokter dari tim quit tobacco, dan yang paling aku inget, ada eko prasetyo karena beliau udah nulis buku tentang rokok di indonesia terbitan resist book.

sayangnya, aku ga bisa ikut gara-gara ada wawancara buat dapet sertifikat bem teknik. (lagi-lagi bem teknik menyurutkan langkahku)

anehnya, di teknik ga ada satu pengumuman pun tentang acara itu, kecuali surat yang dititipin temenku yang anak KU buat bem teknik. aku malah baru tau pengumumannya di kampus ISI (Institut Seni Indonesia) karena kemaren ngadain kunjungan lapangan ke kampus ituh. Padahal, jarak fakultas KU ugm ke teknik ugm cuman beberapa ratus meter doang, sedangkan jarak ugm ke ISI ampe berkilo-kilo meter (naek bis bisa 1jam).

kasus yang aneh. apa ada sabotase? mengingat konsumen terbesar rokok tetaplah dipegang anak-anak teknik?? entahlah.

5

butuh pertimbangan

Posted by nad in
aku lagi bingung dan butuh pertimbangan teman-teman.

aku berpikir untuk keluar dari BEM beberapa bulan lagi, mungkin beberapa bulan setelah anak 2008 masuk dan aku sudah mentransfer beberapa ilmu yang kudapatkan di BEM selama ini, lantas mengikuti mimpiku.

aku ingin keluar dari BEM karena beberapa alasan:

1. karena apa yang kuharapkan dapat kudapatkan dari departemenku tidak aku dapatkan. awal pertama kali ia, tapi sekarng sudah tidak lagi. mungkin ini permasalahn internal.

2. kalau aku keluar departeman, aku tidak mungkin hanya pindah departemen. karena akan menimbulkan kecemburuan antar depatemen, ntar santer, kamu tuh ngerebut nadia, ngga ko, kamunya aja yang ga bcus ngurusin nadia, ntar gituh, makanya aku mau sekalian pergi aja, jauh-jauh aja sono.

3. aku mau nulis, aku mau totalitas nulis. karena nulis itu butuh totalitas. bikin tulisan yang benar-benar bermutu itu butuh banyak enegri dan aku makin kecapaian tiap malam. aku juga ingin masuk ke redaksi koran kampus, majalah balairung, yang okeh banget.

4. aku mau mengasah pemikiran melalui diskusi-diskusi yang bermutu di luar sana, karena selama ini aku rasa BEM teknik belum menyediakan banyak kegiatan diskusi yang okeh. selama ini aku gabisa ikut diskusi-diskusi begitu soalnya kejebak dengan rapat-rapat organisasi.

5. aku ingin menjalani mimpiku, menjelajah jogjakarta dan larut di dalamnya, jalan-jalan dan ngambil gambar yang bagus-bagus di seluruh pelosok jogja yang masih berupa abad19, tanpa keburu, jam segini-segini aku ada rapat.

6. aku ingin membuktikan bahwa, tidak ikut bem, bukan berarti tidak maju secara kemampuan beranalisis. justru aku punya lebih banyak waktu untuk membaca, berdiskusi, menulis, dan secara langsung turun di masyarakat.

Ah ya itu semua, tapi ada yang membuatku untuk tidak bisa meninggalkan BEM:

1. BEM itu keluargaku, kadepku sudah kuanggap bapakku sendiri. kakak kelasku sudah kuanggap mbaku sendiri, semua orang sudah kuanggap saudaraku. aku takut ketika aku keluar dari BEM aku tidak punya siapa-siapa lagi di sini.

2. BEM menawarkan padaku beasiswa kepemimpinan di gedung pusat. untuk menciptakan pemimpin-pemimpin berkualitas yang disiplin dan mampu memanageman semuanya. ini beasiswa satu tahun, setelah itu, aku terikat untuk menyebarkan apa yang aku dapat ke BEM, jadi kalau dihitung-hitung, satu tahun tiap minggu aku pelatihan mungkin banyak menyita waktu, dan setelahnya mungkin setengah tahun, menyampaikannya ke BEM.
Aku pengen banget ikut itu soalnya bagus banget, tapi aku kayaknya gabisa selama satau tahun setengah lagi masih ada di BEM. Aku butuh mengejar mimpiku.

temen-temen ada yang bisa ngasih saran??

2

kulkasbuku

Posted by nad in
aku punya blog baru, isinya buku-buku yang aku punya danyang aku baca.
belum ada isinya sih, tapi, link aja yaw, hehe.
nama blognya:

kulkasbuku.blogspot.com

10

BOEDI OETOMO

Posted by nad
Tepat seratus tahun yang lalu, Raden Tomo dan sahabat-sahabatnya secara resmi mendirikan sebuah organisasi yang beranggotakan Pribumi Jawa pertama kali di Indonesia, nama organisasi itu, Boedi Oetomo. Boedi Oetomo pertama-tama menawarkan sekolah-sekolah berkurikulum Belanda kepada rakyat, organisasi itu terus mempropagandakan bersatunya rakyat Jawa melalui organisasi. Anggota B.O. awalnya siswa sekolah dokter yang merupakan perintisnya kemudian para petinggi pemerintahan daerah dan kemudian rakyat Jawa yang selalu tunduk mengikuti pemimpin mereka.

Wawasan kedaerahan yang dilakukan Boedi Oetomo, yang dalam tradisi-tradisinya menggunakan kebudayaan Jawa, dan bukannya wawasan keIndonesiaan, telah dimaafkan dan tidak diungkit sama sekali. Padahal yang dibutuhkan Indonesia kala itu adalah, bangkitnya nusantara secara keseluruhan untuk bersatu melawan kolonialisasi. Hal itu mungkin karena terlalu diagung-agungkannya keberanian kaum pribumi untuk pertama kalinya mendirikan organisasi modern.

Sebenarnya, berdirinya Boedi Oetomo itu pun sudah sangat terlambat, organisasi pertama di Indonesia yang didirikan oleh golongan Tiong Hoa telah muncul bahkan delapan tahun sebelumnya, dan tiga tahun setelah organisasi itu muncul, organisasi bentukan penduduk Hindia golongan Arab muncul menyusul, sedangkan Pribumi masih juga tidur nyenyak.

Dan akhirnya kebangkitan dari terlalu lama tidur itulah yang dirayakan hingga saat ini. Dari lahirnya organisasi pertama, kemudian muncul banyak organisasi-organisasi pemuda kedaerahan. Seperti Jong Java, Jong Celebes, dan sebagainya. Tapi sama sekali belum muncul organisasi yang memiliki visi berbangsa untuk bersatu diantara semua suku di nusantara.

Tapi akhirnya ada setelah duapuluh tahun kemudian, organisasi-organisasi kepemudaan di daerah-daerah mulai berpikir untuk menyatukan bangsa ini, dengan Sumpah Pemudanya, mereka bersumpah bersatu meskipun berbahasa daerah yang berbeda.
Rasa persatuan itulah yang kemudian membawa pemuda-pemuda Indonesia selanjutnya untuk melawan kolonialisme yang telah lebih dari tiga ratus tahun menguasai Indonesia. Dan puncaknya, akhirnya Indonesia mendapatkan kemerdekaannya dari Belanda pada hari Jumat, bulan Ramadhan, 17 Agustus 1945.

Ternyata hanya sampai disana perjuangan kepemudaan berakhir. Akhirnya para pemuda tergiur untuk menguasai pemerintahan dan perjuangan untuk rakyat pun berhenti sejak saat itu, dilanjutkan perjuangan demi golongan masing-masing.

Mari kita lihat Indonesia jaman ini, sekarang Indonesia bukan hanya terlambat dua hingga delapan tahun dibanding negara lain seperti dulu, tapi kita sudah tertinggal puluhan tahun. Indonesia bahkan belum memiliki visi bangsa sesungguhnya tentang akan menjadi bangsa yang bagaimana Indonesia di masa yang akan datang. Apalagi dalam proses perintisannya.

Indonesia kini seolah kembali ketika masa kolonialisasi seratus tahun yang lalu, para petinggi di atas sana masih menjadi alat atas kekuasaan diatasnya lagi yang entah siapa. Kesejahteraan rakyat sekarang seperti tidak ada bedanya ketika mereka masih dipaksa keja rodi oleh kolonial saat itu. Para terpelajar yang sudah tahu bahwa memang ada yang salah pada bangsa ini, namun mereka tidak dapat berbuat apa-apa karena besok pun mereka akan bekerja untuk kekuasaan di atas sana.

Apa itu berarti kebangkitan seratus tahun yang lalu itu sia-sia? Ketika keadaan bangsa ini setelah kemerdekaan tidak ada bedanya dengan keadaan bangsa saat kolonialisasi?

Ternyata kebiasaan terlalu lama tidur dan tidak segera bangkit terus turun menurun sampai sekarang. Malah mungkin lebih parah dari sebelumnya.

Tapi kebangkitan itu harus. Suatu saat nanti, Indonesia pasti akan bangun. Entah terlambat beberapa tahun dari negara tetangga, atau bahkan hingga terlambat ratusan tahun dari negara lainnya.

Atau pilihan lain, kita malah akan terlalu terlambat saat bangsa ini tidak memiliki pemasukan apapun dan hanya menunggu vonis bangkrut dari negara-negara di dunia. Atau lebih parah lagi, bangsa ini sudah tidak memiliki visi kebangsaannya, tidak memiliki lagi keideologian bangsa dan kebudayaan Indonesianya, sehingga Indonesia hanya sebuah negara tanpa arti lebih dari sekedar perusahaan yang asetnya dengan mudah dipindah tangankan oleh pihak diluar sana dan hanya berpikir untuk tidak bangkrut.
Yah, seharusnya momentum 100 tahun kebangkitan bangsa bukan hanya dirayakan dan disiarkan di seluruh stasiun televisi nasional, namun dengan lebih dalam lagi merenungkan pantaskah Indonesia masih tidur nyenyak saat ini?

NADIA AGHNIA
seorang pemuda Indonesia
www.nadanakaneh.blogspot.com

BIBLIOGRAPHY
Toer, Pramoedya Ananta. 1985. Bagian ketiga Tetralogi Buru: Jejak Langkah. Jakarta: Lentera Dipantara.

5

words are weapon!!

Posted by nad
kata adalah senjata. itu ga diragukan lagi, dah banyak buku-buku yang udah ngubah dunia, udah banyak pandangan masyarakat yang disetir sama media. saatnya membalas kejahatan mediamassa dengan mediamassa juga.
darah dibalas darah
tulisan dibalas tulisan!
saatnya bergerak!!

8

tinggal di jakarta? tidak terima kasih

Posted by nad
jakarta memang kota kelahiranku, tapi hal itu tidak bisa memaksaku untuk menyukai kota sekeras jakarta. aku telah menjadi jawa sepenuhnya, dan jogja memang lebih nyaman untukku.

aku tidak bisa hidup dikota yang mengharuskanku untuk waspada pada orang asing yang duduk disebelahku.
aku tidak bisa menyembunyikan uangku sedalam mungkin karena takut dicopet.
aku tidak tega ada pemulung yang menungguku selesai minum dari botol untuk minta botol bekasnya.
aku tidah mampu melihat terlalu banyak orang yang tidur di pinggir rel kereta di stasiun.
aku tidak bisa menjadi lebih susah lagi ketika meminta bantuan orang lain dan diminta membayar banyak.
aku tidak sanggup dimanfaatkan orang lain ketika kita tidak tahu apa-apa.
aku tidak mampu menjadi arogan bahkan ketika mengantri di kamar mandi.
aku tidak sanggup membayar 1500 untuk teh hangat padahal di jogja cuman 700.
aku takut membonceng motor omku dan semua motor di jakarta yang lari kesetanan gapeduli orang yang laen yg naek motor juga.
aku tidak sanggup melihat orang gampang marah yang gampang aja mukul mobil orang laen.
aku tidak sanggup memikirkan kenapa orang-orang jakarta hanya memikirkan diri mereka sendiri.
aku tidak habis pikir apa hati orang-orang jakarta sudah sekeras batu.

jakarta memang kota kelahiranku, tapi aku tidak bisa memaksakann diri untuk mencintai kota itu. aku lebih suka jogja. aku tidak mau ke jakarta lagi, kecuali buat haikal, dan saudara-saudaraku di jakarta.

---smsku sama mas adhi
[aku] mas, 2hari kmrn aku di jakarta, meskipun aku lahir di Jakarta, aku ga betah mas, Jakarta terlalu keras buatku yang sudah sepenuhnya menjadi orang Jawa, tinggal di Jakarta? tidak terimakasih.
[mas adhi] kamu ingin menaklukkan dunia? Taklukkan Jakarta!! terlebih dahulu..
[aku] tidak, aku tidak terobsesi menaklukkan dunia, aku hanya ingin dunia lebih nyaman dan lebih ramah pada kemanusiaan, bukan dengan cara menaklukkan yang lain, dan mengeraskan hati dari kepekaan..

10

yang aku tidak mengerti

Posted by nad
sebelumnya aku bilang dulu, aku memang egois, aku memang agak kasar dikit kalo ngomong, tapi itu kadang" aja.

aku kan udah sering ngajak temen"ku ikut demo, tapi ada aja alesannya mereka nolak,
masalah orangtua lah, masalah mahal lah, masalah kuliah lah.
mnurutku, alesan pasti ada kalo kita nyari, tinggal bilang aja "aku gamau" kan gampang.
ada temenku yang ngejek aku abis"an gara"aku ikut demo, kepalaku dijitak berkali" pas aku bilang aku mau ikut demo, aku bilang, digituin pun pendirianku gabakal berubah, dia juga bilang, pendiriannya buat ngalangin aku juga makin kuat.
susah deh.

ini nih alesannya macem" ga ikut demo.
ttg orangtua, katanya ga ngijinin, apa orang"itu pikir aku juga diijinin? apa aku bilang sama ibuku? nggak. tapi aku berani.
ttg kuliah juga, apa org" pikir aku ga ninggalin kuliah, apa kuliahku yo bisa ditinggalin gitu aja, aku di arsi, kan tambah parah kalo ga ikut kuliah. tapi aku berani.

tentang duit, aku juga bukan orang kaya, ga mungkin aku ngemis biaya hidupku sama ibu bapakku, aku juga nyari sendiri. tapi aku berani. aku bilang, kalo aku mau, aku pasti bisa ke Jakarta, ke Bali pas aku SMA juga aku bayar sendiri, tanpa ada subsidi macem" karena orangtuaku memang orang kaya tapi aku ngga.

aku tuh bisa, tapi orang-orang ada aja alesannya, aku gasuka orang yang setengah", kalo gaikut bilang ga ikut, kalo sekali ikut, harus totalitas.

hidup juga harus total.

0

semuanya untuk semua

Posted by nad
ada seseorang yang bilang,padahal dia bukan kekasihku,
"nad, kamu cuman punya rok satu doang ya? kamu mau ga kalo aku beliin rok. tapi dipake ya.." karena aku jarang pake rok, dan banyak orang yang mengharapkan aku pake rok, tapi aku pake rok kalo lagi pengen aja. dan pemberiannya aku tolak secara halus.

ada lagi yang bilang lwt sms,dan dia juga bukan kekasihku,
"nad, aku suka banget ngeliat kamu semangat kaya gitu, aku juga kebawa semangat. sering-sering semangat ya nad," tapi aku ngga nanggepin apalagi mbales.

terakhir, ada sms masuk tapi aku gatau itu siapa, dan itu bukan kekasihku,
"nad, aku mencintaimu, karena perjuanganmu, idealismeanmu, pergerakanmu, dan semangatmu demi kemaslahatan umat," tapi kali ini aku tanggepin,:

"semua yang aku lakukan atas hidupku, dari keinginanku pakai rok, semangatku, perjuanganku, pergerakanku, idealismeanku bukan untuk seseorang yang menyukai tindakanku, aku melakukan itu semua, semua hal yang aku lakukan dalam hidupku, adalah bentuk pengabdianku pada seluruh semesta. dari Tuhanku, orangtuaku, diriku sendiri, kekasihku, rakyat Indonesia, rakyat dunia, Islam, Indonesia, semua organisme yang hidup di dunia ini."

bukan hanya untuk seseorang.
hidupku masih terlalu berharga.

Copyright © 2009 nad anak aneh All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.